JUDUL di Sulawesi Selatan. Kambuno,Liang-Liang,Burung Loe,Kanalao I,Kanalo II,dan

JUDUL PROGRAMKETERBATASAN ALAT TRANSPORTASI LAUT KE PULAU SEMBILANG KAB.SINJAI  DENGAN MENAMBAH JUMLAH KAPAL UNTUK MASYARAKATBIDANG KEGIATAN :PKM-GT  DISUSUN OLEH :NAMA : ANDI NURWAHYUNI ASKARKELAS : HAN ANIM : B0211710181. PENDAHULUANLATAR BELAKANGIndonesia sebagai Negara yang dikelilingi oleh laut hampir semua provinsinya memiliki wilayah perairan,kondisi geografis yang demikian menjadikan Indonesia Negara maritim yang mempunyai daerah perikanan laut tak kurang dari 6,85 juta km2. Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia, dengan jumlah pulau yang ada di Indonesia,mencapai 113.466 pulau dan salah satu Negara dengan jumlah objek wisata yang sangat melimpah serta kekayaan alamnya terbentang sepanjang 3.977 mil yang memiliki daya tarik untuk dikunjungi wisatawan. Sektor kelautan dan perikanan sangat dibutuhkan perannya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,termasuk nelayan,dengan cakupan yang besar dan luas tentu saja laut Indonesia mengandung keanekaragaman sumber daya laut yang potensial,baik hayati dan nonhayati objek wisata tersebut dapat kita jumpai dari sabang sampai merauke, pulau Sembilan merupakan destinasi wisata bahari yang ditawarkan oleh kabupaten sinjai,salah satu kabupaten pesisir di Sulawesi Selatan. Kambuno,Liang-Liang,Burung Loe,Kanalao I,Kanalo II,dan Larea Rea demikian nama kesembilan pulau yang kemudian popular dengan nama pulau Sembilan diantara Sembilan pulau kecil ada satu diantaranya yang tidak berpenghuni yaitu pulau Larea-rea. Jika dipandang dari gugusan pulau ini Nampak seperti bukit-bukit kecil hijau yang mencuat ditengah laut keterbatasan alat transportasi untuk menuju pulau Sembilan membuat para wisatawan yang ingin berkunjung harus berangkat pagi-pagi karena waktu tempuhnya cukup lama. Selain itu,jika semakin siang air laut di pelabuhan Lappa semakin surut yang menyusahkan transportasi air susah keluar dari pelabuhan.wilayah kepulauan Indonesia sebagian besar terdiri dari wilayah perairan yang didalamnya terdapat ribuan pulau,secara geografis Indonesia berbentuk kepulauan dengan wilayah laut lebih besar dari pada wilayah daratan. Hal ini memungkinkan peran dari masyarakat laut atau pesisir tidak bias dilepaskan dari berbagai segi kehidupan di Indonesia.TUJUANTujuan dari penulis gagasan ini adalah merumuskan konsep pengembangan alat transportasi untuk memudahkan wisatawan berkunjung ke pulau Sembilan kabupaten sinjai dan masyarakat pulau sembilang dapat dengan mudah untuk melakukan aktivitasnya sehingga membuat pulau tersebut lebih dikenal masyarakat dan menjadi tempat wisata baru.MANFAATI. Memberikan gagasan bagi pemerintah kabupaten sinjai untuk lebih mengembangkan alat transportasi agar memudahkan wisatawan berkunjungII. Memberikan dorongan kepada pemerintah dan masyarakat kabupaten sinjai agar lebih serius dalam mengembangkan alat transportasi yang lebih canggih dan tidak terjadi kendala jika keluar dari area pelabuhan.2. GAGASANI. KONDISI KEKINIAN PERKEMBANGAN ALAT TRANSPORTASI PULAU SEMBILAN DI KABUPATEN SINJAIKapal adalah alat transportasi yang berfungsi untuk mengangkut penunpang dan barang di laut atau sungai,seperti halnya sampan atau perahu yang lebih kecil. Kapal laut terdiri dari beberapa jenis, contohnya adalah kapal feri dan kapal selam. Kapal merupakan alat transportasi yang bergerak di laut. keterbatasan transportasi air satu-satunya sarana yang selama ini menjadi hambatan bagi  masyarakat dan wisatawan.Sebelumnya warga Pulau Sembilan mengeluhkan soal tidak tersedianya kapal ambulans dan warga harus sewa kapal untuk merujuk warga sakit dari Pulau  Sembilan ke Sinjai dan menyewa perahu dengan biaya Rp.2 juta untuk mengangkut jenazah putrinya.dan para wisatawan pun merasa cukup mahal untuk berkunjung ke pulau sembilang karena kurangnya alat transportasi untuk mengunjungi pulau tersebut Seharusnya pihak pemerintah mengadakan tinjauan lapangan untuk  melihat dan  mengetahui kondisi disana, karena masyarakat merasa tidak diperhatikan oleh pemerintah sehingga alat transportasi di pulau tersebut masih kurang Sehingga Pengunjung yang datang tidak dapat melihat secara langsung keindahan alam yang ada di pulau sembilan. Sebenarnya pemerintah kabupaten sinjai bersama dengan kementrian perbuhungan memiliki peran penting dalam hal kemajuan alat transportasi di kabupaten sinjai karena kehidupan ekonomi masyarakat disana sangat memprihatinkan apalagi jika salah seorang masyarakat mengalami keadaan krisis dan harus dibawa ke Rumah Sakit yang fasilitasnya lengkap pasti membutuhkan biaya dan kendaraan meskipun telah bekerja secara maksimal,namun masih saja terdapat keluhan terutama masih rendahnya tingkat pemahaan pendidkan.bantuan pemerintah dalam hal pengembangan alat transportasi untuk pulau Sembilan di kabupaten sinjai dirasa masih belum cukup untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat. II. SOLUSI YANG PERNAH DI TAWARKAN PEMERINTAHSolusi yang pernah ditawarkan pemerintah daerah untuk pulau Sembilan di kabupaten sinjai yaitu menurut Laporan wartawan TRIBUN-TIMUR.COM,SINJAI-Bupati Sinjai,Sulawesi Selatan Sabirin Yahya menyerahkan satu unit kapal ambulance jenazah untuk warga di kecamatan pulau Sembilan,Sinjai. Bupati mengharapkan agar warga di kecamatan Pulau Sembilan dapat memanfaatkan dengan maksimal fasilitas tersebut khusus untuk angkutan jenazah dan orang sakit,bukan untuk angkutan lain. Jadi warga perwakilan masyarakat Pulau Sembilan tinggal membuat kesepakatan,kapal ini akan diparkir dimana sehingga jika sewaktu-waktu dibutuhkan dapat segera digunakan. Kalau untuk Solusi alat transportasi untuk pengunjung wisatawan belum ada karena pulau sembilang tersebut belum terlalu terkenal dan masih asing ditelinga sebagian masyarakat berbeda dengan pulau-pulau yang lain yang sudah terkenal dimana-mana dan Akibat kurangnya alat transportasi dan biayanya yang cukup mahal mungkin menjadi salah satu akibat mengapa pulau sembilang begitu belum terkenal.III. SEBERAPA JAUH GAGASAN DAPAT MEMPERBAIKI KONDISI TERKINI PERMASALAHAN YANG ADAMeski telah menerima solusi dengan adanya Kapal Ambulance Jenazah tetapi masyarakat pulau sinjai masih mengalami keterbatasan dan kekurangan untuk melakukan aktifitasnya karena kurangnya alat transportasi laut yang dimiliki masyarakat tersebut. Oleh karena itu,gagasan pemberian alat transportasi laut ini diajukan sebagai salah satu pendukung pengembangan transportasi laut di pulau Sembilan. Konsep yang ditawarkan di pemberian alat transportasi laut ini agar masyarakat pulau sembilang dapat melakukan aktivitasnya tanpa merasa dibatasi oleh transportasi dan pengunjung wisatawan dapat dengan leluasa mengunjungi pulau sembilang dan memberikan efek ketertarikan  oleh Negara lain sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.IV. GAGASAN BARU YANG DITAWARKANKonsep Pemberian Alat Transportasi Laut ini didesain dengan tema pengenalan Pulau Sembilan di Kabupaten Sinjai Melalui suatu pengetahuan dalam bentuk tulisan atau simulasi objek.Pengenalan Aktifitas Masyarakat ini identik dengan Kehidupan sehari-hari, pengunjung akan diajak oleh masyarakat untuk mengetahui kegiatan yang dilakukannya. Dengan demikian akan tercapai peningkatan wisatawan untuk berkunjung ke pulau Sembilan.V. PIHAK-PIHAK YANG DIPERTIMBANGKAN DALAM IMPLEMENTASI GAGASAN SERTA URAIAN PERAN MASING-MASING PIHAKDalam merealisasikan gagasan ini tentunya dibutuhkan banyak dukungan dan bantuan dari berbagai pihak yang nantinya akan memegang peranannya masing-masing.a. Pemerintah Daerah Pulau Sembilan Kabupaten Sinjaidalam gagasan ini,pemerintah daerah memiliki peran yang sangat penting,karena melalui dinas perhubungan,dinas pariwisata,dan dinas kesehatan dalam pengembangan pemberian alat transportasi laut ini.b. Pihak Pengelolah Alat Transportasi LautDalam hal ini pihak pengelolah tersebut bertanggungjawab untuk menjaga dan memelihara transportasi laut dengan baik.c. Masyarakat Pulau SembilanGagasan ini juga memerlukan dukungan penuh dari seluruh masyarakat pulau Sembilan,tidak hanya pengunjung dan wisatawan saja tapi masyarakat juga mampu menjaga dan merawat transportasi yang menjadi milik masyarakat pulau Sembilan.VI. LANGKAH-LANGKAH STRATEGIS YANG HARUS DILAKUKANMembuat konsep semenarik mungkin agar wisatawan datang berkunjung,masyarakat dan nelayan bekerja sama untuk membuat wisata kuliner agar wisatawan dapat menikmati pemandangan alamnya dan membuat hiasan agar pengunjung selalu ingat dengan pulau sembilan. Langkah selanjutnya melakukan sosialisasi dan promosi melalui social media atau media cetak lalu bekerja sama dengan sponsor untuk mengadakan acara festival atau seminar untuk memperkenalkan pulau Sembilan.3. KESIMPULANa) Inti GagasanGagasan tentang transportasi laut inimeliputi pemberian transportasi dengan konsep semenarik mungkin dan di desain dengan wisata kuliner dan hiasan khas untuk pengembangan perekenomian serta pemberian transportasi untuk memudahkan Masyarakat untuk melakukan sosialisasi dan pengunjung dapat melihat langsung keindahan alam pulau Sembilan.b) Tehnik Implementasi GagasanMembentuk tim ahli khusus dari komunitas pencinta alam,budayawan serta masyarakat. Meningkatkan kerja sama yang telah terjalin sebelumnya dan mengalokasikan dana guna merealisasikan program alat transportasi yang telah dicanagkan.c) Prediksi Keberhasilan GagasanOutput dari adanya alat transportasi laut ke pulau Sembilan ini adalah diharapkan masyarakat dapat menjadikan transportasi laut menjadikan pulau Sembilan mengalami peningkatan perekenomian sehingga pulau Sembilan dapat dikenal oleh Indonesia dan Negara Lain.DAFTAR PUSTAKAHTTP://WWW.ACADEMIA.EDU/6190245/MANUSIA_DAN_LINGKUNGAN_MARITIM_DI_SULAWESI_SELATANHTTP://WWW.GOOGLE.CO.ID/AMP/MAKASSAR.TRIBUNNEWS.COM/AMP/2017/11/23/HOREE-AKHIRNYA-WARGA-PULAU-SEMBILAN-SINJAI-PUNYA-KAPAL-AMBULANSHTTP://IVONTIAISIRIYANTI.BLOGSPOT.CO.ID/2014/14/04/CONTOH-PROPOSAL-PKM-GT.HTML?M=IHTTP://HELLOMAKASSAR.COM/ISLAND-HOPPING-DI-PULAU-SEMBILAN-KABUPATEN-SINJAI/